Gudangberita.co.id, Batam – Tim Quick Response Lanal Tanjung Balai Karimun (Lanal TBK) berhasil menggagalkan upaya pengiriman 14 Pekerja Migran Indonesia (PMI) non-prosedural menuju Malaysia di perairan Takong Hiu, Kabupaten Karimun, Minggu (3/5/2026) dini hari.
Penangkapan ini berlangsung dramatis karena diwarnai aksi kejar-kejaran di tengah laut. Petugas bahkan terpaksa melepaskan tembakan peringatan ke udara karena nahkoda (tekong) speed boat berusaha melarikan diri dari sergapan petugas.
Danlanal TBK, Letkol Laut (P) Samuel Chrestian Noya, menjelaskan bahwa penindakan dilakukan sekitar pukul 01.00 WIB. Radar tim mendeteksi pergerakan mencurigakan dari sebuah speed boat selodang bermesin 200 PK yang melaju kencang.
“Tim sudah berupaya menghentikan laju boat, tapi mereka justru menambah kecepatan. Tembakan peringatan ke udara pun sempat tidak diindahkan sebelum akhirnya berhasil kami hentikan dan amankan,” ujar Letkol Samuel di Mako Lanal TBK, Senin (4/5/2026).
Dari hasil pemeriksaan, petugas mengamankan:
14 Orang PMI Non-Prosedural: Terdiri dari 5 wanita dan 9 laki-laki.
2 Kru Kapal: Satu orang tekong berinisial W dan satu ABK berinisial A.
Berdasarkan hasil interogasi, para PMI yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia ini diberangkatkan dari Pulau Mecam, Batam, dengan tujuan akhir Pontian, Malaysia.













