Uang tersebut bukan alat pembayaran, melainkan alat verifikasi. Hanya pemegang potongan informasi yang cocok dengan instruksi Mr. Tan yang berhak menerima 67 kardus berisi 2.000 bungkus sabu kemasan teh China tersebut.
Instruksi Terstruktur: Dari Hotel hingga Tangki BBM
Kecerdikan Mr. Tan tidak berhenti pada kode uang tersebut. Dari pusat kendalinya di Thailand, ia mengatur setiap detail pelarian:
Penginapan Terpusat: Para kru diminta menunggu selama 10 hari di Sakura Budget Hotel, Thailand, guna memastikan kesiapan mental sebelum operasi dimulai.
Estafet Barang: Setelah verifikasi uang Myanmar berhasil, 67 kardus dipindahkan secara estafet. Sebanyak 31 kardus disimpan di haluan kapal, sementara 36 lainnya disembunyikan secara rapi di dalam tangki bahan bakar bagian bawah kapal.
Penghilangan Identitas: Begitu barang masuk, Mr. Tan memerintahkan pencabutan dan pembuangan bendera Thailand ke laut agar kapal Sea Dragon menjadi anonim (stateless) saat memasuki perairan Indonesia.
Buronan Lintas Negara
Meski Fandi Ramadhan telah divonis 5 tahun penjara dan kru lainnya tengah menjalani proses hukum, Mr. Tan alias Tan Zen masih menjadi teka-teki besar bagi aparat penegak hukum. Penggunaan identitas ganda dan metode komunikasi yang memadukan teknologi WhatsApp dengan sandi fisik tradisional membuat sosok ini sulit dilacak.













