harris
NatunaStory KepriZona Headline

Kisah Lima Warga Natuna Diundang ke Istana Negara oleh Bung Karno

514
×

Kisah Lima Warga Natuna Diundang ke Istana Negara oleh Bung Karno

Share this article
Lima warga Natuna diundang Bung Karno ke istana negara. (Foto: ist)
banner 468x60

Pada menit terakhir, Zhou menjadwal ulang perjalanannya dan pesawat itu lepas landas tanpa orang nomor dua pemerintah China saat itu di dalamnya.

Lima jam setelah penerbangan, kru mendengar ledakan keras dan asap memasuki kabin. Api terlihat di belakang mesin sisi kanan. Kapten memutuskan untuk mencoba pendaratan laut. Dia menginstruksikan kru untuk membagikan jaket pelampung dan membuka pintu darurat untuk memungkinkan pelarian cepat ketika pesawat jatuh ke air.

BACA JUGA:  Belum Layak Minum, Embung Sebayar Natuna Kini Cuma Disiagakan Momen Darurat

Saat bersentuhan dengan laut, pesawat pecah menjadi tiga bagian dan hanya tiga orang yang selamat. Enam belas orang lainnya tewas.

Yang tewas yakni tiga anggota delegasi Tiongkok untuk KAA, lima jurnalis Tiongkok, satu anggota delegasi Vietnam, satu jurnalis Polandia, dan satu jurnalis Austria.

Sementara tiga orang yang selamat berenang selama 9 jam untuk mencapai pulau tak berpenghuni sampai mereka diselamatkan.

BACA JUGA:  Pesawat NAM Air Rute Batam-Natuna Tak Kunjung Terbang Berjam-jam, Penumpang Terkatung-katung Minta Kepastian

Salah satunya yang selamat kala itu adalah awak pesawat Anant Karnik. Ia akhirnya menulis buku tentang kecelakaan pesawat Kashmir Princess.

Ledakan itu disebabkan oleh bom dengan timer yang diyakini diletakkan di atas pesawat dalam upaya untuk membunuh PM Zhou.

Hanya saja, rencana itu gagal. Zhou yang awalnya dijadwalkan ke Indonesia dengan pesawat itu mengubah keberangkatannya. Zhou Enlai ternyata tak terbang dengan pesawat itu.

BACA JUGA:  Pesawat 'Mogok' di Batam, Penerbangan NAM Air Rute Natuna Bikin Emosi Penumpang