Sekretaris Daerah (Sekda) Anambas, Sahtiar, turun langsung ke lokasi untuk memantau penanganan medis. Ia terlihat berinteraksi dengan orang tua korban guna memastikan seluruh kebutuhan medis terpenuhi.
Meski jumlah korban mencapai ratusan, Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini tidak ada korban jiwa (fatalitas). Pasien dengan gejala berat langsung dilarikan ke RSUD Palmatak, sementara yang bergejala ringan hingga sedang ditangani di Puskesmas terdekat.
Pemerintah daerah bersama pihak kepolisian saat ini tengah melakukan investigasi lebih lanjut mengenai sumber kontaminasi pada makanan tersebut. Sampel makanan dari program MBG telah diambil untuk uji laboratorium guna memastikan penyebab pasti keracunan massal ini.













