BatamZona Headline

Kendala Pencarian Balita Hanyut di Tanjung Sengkuang: Ada Jeda 2 Jam Sebelum Dilaporkan

13
×

Kendala Pencarian Balita Hanyut di Tanjung Sengkuang: Ada Jeda 2 Jam Sebelum Dilaporkan

Share this article
Tim SAR Gabungan bersiap melakukan penyelaman untuk mencari balita hanyut di parit Tanjung Sengkuang Batam.
Tim SAR Gabungan bersiap melakukan penyelaman untuk mencari balita hanyut di parit Tanjung Sengkuang Batam.
banner 468x60

Merespons laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Batam langsung bergerak cepat pada pukul 11.10 WIB menggunakan Rescue Car Type II dan tiba di lokasi 35 menit kemudian. Petugas langsung menyisir parit kecil di sekitar rumah korban di dekat Masjid Al Anshar, namun tidak ada indikasi tubuh korban tersangkut.

Kini, radius pencarian telah diperluas hingga 2 kilometer dari titik awal, tepatnya sampai ke lapangan voli. Mengingat waktu yang terus berjalan, Tim SAR Gabungan menerapkan tiga strategi utama:

BACA JUGA:  Modus Minta Donasi di Grup WA, Kasus Ibu Tiri Siksa Anak di Sagulung Batam Akhirnya Terbongkar!

Penyelaman Bawah Air: Petugas menyiapkan rencana penyelaman di titik-titik dalam yang diduga menjadi lokasi korban terperangkap, dengan kedalaman berkisar 3-5 meter.

Penyisiran Muara: Jika penyelaman nihil, penyisiran digeser ke arah muara. Meski sempat hujan deras, kondisi muara saat ini masih dangkal sehingga bisa dipantau secara kasat mata.

Penyekatan di Laut: Karena lokasi kejadian mendekati muara laut, personel TNI AL telah disiagakan di tengah laut untuk melakukan penyisiran, mengantisipasi jika korban terseret keluar dari muara.

BACA JUGA:  Terancam 5 Tahun Penjara, Ini Pengakuan Ibu Tiri di Batam yang Tega Aniaya Anak 9 Tahun

Dedius menambahkan, karakteristik arus drainase di Tanjung Sengkuang saat curah hujan tinggi memang sangat berbahaya karena kontur tanahnya yang miring. Pihak SAR mengantisipasi pola pergerakan arus ini berdasarkan insiden serupa yang pernah terjadi sebelumnya.