Terbakar Emosi Video Hoaks buatan Mami Meylika
Puncak kekerasan fisik terjadi pada Selasa, 25 November 2025. Mami Meylika dan Papi Charles membuat dan mengirimkan sebuah rekaman video ke grup WhatsApp “Koordinator MK Management”.
Video tersebut memperlihatkan korban seolah-olah sedang mencekik leher Mami Meylika. Belakangan terungkap di persidangan bahwa video tersebut hanyalah skenario fiktif alias hoaks yang direkayasa oleh Mami Meylika sendiri.
Termakan oleh manipulasi kekasihnya, Koko pulang ke mess dalam kondisi gelap mata dan langsung menyerang korban secara membabi buta:
Penganiayaan Fisik Berat: Koko menendang dada serta leher korban, lalu menampar wajah korban berkali-kali dengan keras.
Dinding Gypsum Jebol: Hantaman tamparan Koko begitu kuat hingga membuat kepala korban membentur dinding pembatas ruang tamu sampai gypsum tersebut jebol berlubang.
Diborgol dengan Perlengkapan Anjing: Koko memerintahkan Papi Tama mengambil borgol besi yang biasa digunakan untuk merantai anjing peliharaannya di mess. Tangan korban diborgol ke tiang tangga rumah dalam posisi duduk terpaku.
Untuk menutupi jejak kekejaman ini, Koko menyuruh para pelaku lain membeli gypsum baru dan ikut menambal sendiri dinding yang jebol tersebut agar tidak ketahuan pihak luar.








