InternasionalZona Headline

Kamar Mayat di Gaza Penuh Jenazah Anak-anak

187
×

Kamar Mayat di Gaza Penuh Jenazah Anak-anak

Share this article
Ilustrasi situasi di Gaza (Foto: Abdelhakim Abu Riash/Al Jazeera)
banner 468x60

Tenaga kesehatan menghadapi krisis persediaan obat-obatan dan tidak ada tempat lagi untuk menampung pasien baru. Ambulans tidak dapat menjangkau karena komunikasi terputus. Kamar mayat penuh yang lebih dari separuhnya adalah perempuan dan anak-anak.

WHO belum dapat berkomunikasi dengan stafnya di Gaza, begitu pula dengan lembaga lain termasuk para relawan. Pemimpin UNICEF, Catherine Russell menyampaikan rekan-rekan di jalur Gaza hilang kontak.

BACA JUGA:  Gusur Warga di Tengah Isu Mundurnya Investor, Proyek Rempang Eco-City Tuai Kecaman

“Kami telah kehilangan kontak dengan rekan-rekan kami di Gaza. Saya sangat prihatin dengan keselamatan mereka dan malam menakutkan bagi satu juta anak di Gaza,” ucap Russell melalui akun UNICEF di X, Sabtu (28/10/2023).

Kabar terbaru, UNICEF akhirnya dapat terhubung walaupun hanya beberapa rekan. UNICEF turut menegaskan situasi di Gaza sangat mengerikan sehingga menuntut ‘gencatan senjata kemanusiaan’ dengan segera serta akses yang aman.

BACA JUGA:  Atasi Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, Polres Anambas Pasok 20 Ton Air ke RSUD hingga Tempat Ibadah