Ia menambahkan, keunggulan strategis KEK Tanjung Sauh tidak hanya terletak pada lokasi, tetapi juga pada kesiapan kawasan dan kepastian regulasi.
“Kami mengembangkan KEK Tanjung Sauh dengan orientasi jangka panjang, mengintegrasikan pelabuhan internasional, industri energi, dan manufaktur modern. Dengan dukungan kebijakan yang konsisten, kawasan ini akan menjadi motor baru pertumbuhan ekonomi Batam dan Kepri,” tambahnya.
Perkuat Ketahanan Ekonomi Nasional
DPN juga menegaskan pentingnya perlindungan terhadap aset industri strategis di wilayah perbatasan. Posisi Batam yang vital menjadikan pengamanan ekonomi perbatasan sebagai bagian tak terpisahkan dari strategi pertumbuhan nasional.
Melalui penguatan KEK, pengawasan aktivitas ekonomi, serta koordinasi lintas instansi, Batam diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap target pertumbuhan ekonomi nasional di atas 8 persen.
Kunjungan ini menegaskan bahwa Batam bukan hanya kawasan industri, tetapi pilar strategis dalam membangun ekonomi nasional yang inklusif, berdaya saing global, dan berkelanjutan.







