KEK Tanjung Sauh Jadi Kantong Pertumbuhan Prioritas
Sebagai lembaga strategis negara, DPN menegaskan pentingnya sinergi antara pertahanan, stabilitas kawasan, dan kebijakan ekonomi.
Fokus diarahkan pada kesiapan regulasi, perizinan, tata kelola kawasan, serta koordinasi lintas sektor untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif dan berkelanjutan.
Dalam konteks ini, KEK Tanjung Sauh yang dikembangkan oleh PT Batamraya Sukses Perkasa (PT BSP) – Panbil Group, menjadi salah satu “kantong pertumbuhan” yang diprioritaskan pemerintah.
Kawasan ini difokuskan pada pengembangan pelabuhan hub logistik internasional, industri energi, dan manufaktur modern. Dengan konsep tersebut, KEK Tanjung Sauh diproyeksikan mampu menyerap investasi skala besar yang berdampak langsung terhadap peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kepulauan Riau.
Chairman Panbil Group, Johannes Kennedy, menyambut positif kunjungan Dewan Pertahanan Nasional ke KEK Tanjung Sauh. Menurutnya, kehadiran DPN menjadi sinyal kuat bagi investor global terhadap keseriusan pemerintah dalam mengawal kawasan strategis nasional.
“Kunjungan DPN ini memberikan kepercayaan besar bagi investor bahwa KEK Tanjung Sauh merupakan aset strategis negara yang dikawal langsung dari sisi kebijakan, keamanan, dan kepastian investasi. Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pengelola kawasan menjadi kunci untuk memenangkan persaingan investasi di jalur Selat Malaka,” ujar Johannes Kennedy.







