Gudangberita.co.id, Natuna – Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Natuna (BAZNAS Natuna) resmi menggulirkan Gerakan Infak Rp1.000 per Hari di lingkungan sekolah. Program ini menyasar pelajar sebagai upaya membangun budaya berbagi sekaligus memperkuat kepedulian sosial sejak dini.
Ketua BAZNAS Natuna, Raja Marzuni, memimpin langsung sosialisasi ke sejumlah sekolah dan pondok pesantren, termasuk Pesantren Nurul Jannah, Rabu (11/2). Dalam kesempatan itu, ia mengajak siswa menyisihkan sebagian uang jajan, meski hanya seribu rupiah setiap hari.
“Kalau punya uang jajan Rp20 ribu, sisihkan Rp1.000 saja. Nilainya kecil, tapi kalau dilakukan bersama-sama dampaknya besar untuk membantu teman-teman kita yang kurang mampu,” ujarnya.
Menurut Raja Marzuni, gerakan ini bukan hanya tentang nominal dana yang terkumpul, melainkan pembentukan karakter pelajar agar terbiasa peduli terhadap sesama. Ia menegaskan, kebiasaan bersedekah sejak usia sekolah akan melahirkan generasi yang empati dan bertanggung jawab secara sosial.
Dana infak yang dihimpun melalui kotak amal di sekolah akan disalurkan untuk membantu siswa kurang mampu, anak yatim, hingga pelajar yang terancam putus sekolah. BAZNAS Natuna juga membuka peluang bantuan biaya pendidikan bagi keluarga yang membutuhkan.







