“Destinasi wisata di Lingga ini sangat lengkap. Bisa mendaki gunung, pemandian air panas dan air dingin Batu Ampar, Air Terjun Resun, pantai-pantainya bagus apalagi Pulau Berhala, wisata sejarah banyak di Lingga. Dan kami dari pariwisata provinsi berkomitmen untuk mendukung peningkatan kemajuan wisata di Lingga. Wisata Lingga kami prioritaskan,” ujar Hasan.
Keunggulan tersebut membuat Lingga memiliki daya saing yang unik. Dalam satu perjalanan, wisatawan dapat menikmati panorama pantai berpasir putih, mendaki gunung, menjelajahi air terjun, berendam di pemandian alami, hingga menyusuri jejak sejarah kerajaan Melayu yang pernah berpengaruh di kawasan Nusantara.
Dukungan terhadap kemajuan sektor pariwisata Lingga juga datang dari kalangan pelaku wisata.

Sekretaris DPD Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kepulauan Riau, Eko Putro, menilai peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi faktor penting untuk menunjang pengalaman wisatawan.
Menurutnya, banyak masyarakat lokal Lingga yang sebenarnya telah memiliki kemampuan memandu wisatawan dengan baik, namun tetap perlu mendapatkan pelatihan agar lebih profesional dan informatif.
“Dalam kunjungan kami ke Daik dan Pulau Berhala, saya sempat terkejut melihat ternyata banyak warga lokal yang cukup berkompeten dalam memandu wisatawan. Namun tentu pelatihan terhadap pemandu wisata juga penting untuk menambah bekal agar para pemandu wisata lebih profesional. Tentu harus kita bekali dengan pelatihan-pelatihan,” ujarnya.













