“Sebanyak 651 wisatawan datang ke Pulau Berhala dalam libur singkat Iduladha beberapa waktu lalu,” kata Harpandi.
Menurutnya, meski sektor pariwisata masih menghadapi keterbatasan anggaran, Pemerintah Kabupaten Lingga terus berupaya meningkatkan kualitas destinasi wisata melalui koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

“Meski keterbatasan anggaran, kita akan meningkatkan kepariwisataan dengan berkoordinasi dengan pihak pariwisata provinsi dalam mendukung sarana-prasarana kepariwisataan serta pelatihan pemandu wisata,” tambahnya.
Disisi lain, bagi wisatawan yang ingin menikmati wisata sejarah, Lingga menawarkan pengalaman yang sulit ditemukan di daerah lain.
Daik Lingga yang pernah menjadi pusat pemerintahan Kerajaan Melayu Lingga masih menyimpan berbagai peninggalan bersejarah yang menjadi saksi kejayaan peradaban Melayu di masa lampau.
Keberadaan situs-situs sejarah, makam para sultan, masjid tua hingga berbagai cerita budaya Melayu menjadi daya tarik yang membuat wisatawan tidak hanya datang untuk berlibur, tetapi juga belajar tentang sejarah dan identitas bangsa.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau, Hasan, menilai Kabupaten Lingga memiliki potensi wisata yang sangat lengkap dan layak menjadi salah satu prioritas pengembangan pariwisata daerah.













