LinggaZona Headline

Janji Pembayaran Proyek di Lingga Dituding ‘Angin Surga’, Kontraktor Lokal Terlilit Utang 15 Persen

39
×

Janji Pembayaran Proyek di Lingga Dituding ‘Angin Surga’, Kontraktor Lokal Terlilit Utang 15 Persen

Share this article

Alih-alih mendapatkan pelunasan, para kontraktor di Kabupaten Lingga justru harus gigit jari. Janji manis Wakil Bupati Novrizal yang akan mencairkan dana proyek pada akhir April kini dituding hanya "angin surga" saat para pengusaha lokal mulai dikejar penagih utang bank.

Kantor Bupati Lingga.
banner 468x60

Kondisi ini mulai merembet ke ranah domestik. Tekanan dari kreditur perbankan hingga koperasi dilaporkan terjadi setiap hari terhadap para pelaku usaha.

“Sekarang mau masuk tahun ajaran baru. Uang sekolah anak-anak kami mulai tersendat karena modal mati di proyek pemerintah. Kami sangat mendesak Pemkab Lingga untuk segera mencairkan keringat kami,” tambah kontraktor lainnya.

BACA JUGA:  Lansia Asal Dabo Singkep Tergeletak Tak Berdaya di Pasar Kawal Tanjungpinang, Diduga Stroke dan Sebatang Kara

Isu yang berkembang di lapangan menyebutkan bahwa janji pelunasan di bulan April secara teknis mustahil terealisasi. Muncul dugaan kuat bahwa pembayaran baru akan dianggarkan pada APBD Perubahan 2026, yang berarti dana baru akan cair di pengujung tahun.

Jika informasi ini benar, pernyataan Wakil Bupati dinilai sebagai bentuk penyesatan informasi bagi publik dan pelaku usaha.

BACA JUGA:  Kalah oleh Ekskavator: Jeritan Hati IRT di Sungai Binti Batam Saat Bangunannya Diratakan Tim Terpadu

“Sebagai pejabat publik dan mantan Kepala Dinas PU, Pak Novrizal harusnya paham teknis dan empati terhadap kondisi kami. Jangan memberikan harapan palsu hanya untuk meredam aksi massa,” tegas sumber tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, Wakil Bupati Lingga, Novrizal, belum memberikan tanggapan resmi.