Sektor yang dibidik juga tidak main-main, yakni mencakup elektronik dan semikonduktor, komponen kendaraan listrik, rekayasa presisi, penerbangan, logistik, serta teknologi digital.
Rangkaian kunjungan pada 20–24 Oktober 2026 juga mencakup pembelajaran pengelolaan bandar udara dan kawasan ekonomi di Incheon, dengan tujuan untuk memperkuat ekosistem Hang Nadim sekaligus mengubah jejaring internasional menjadi proyek konkret, penguatan industri, dan peluang kerja bagi masyarakat Batam.
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad menyampaikan bahwa peningkatan investasi Korea Selatan menjadi sinyal positif bagi penguatan kepercayaan investor internasional terhadap Batam.
Menurutnya, capaian tersebut perlu diikuti dengan upaya berkelanjutan untuk memperluas peluang kerja sama, khususnya pada sektor-sektor strategis yang memiliki nilai tambah tinggi dan mampu memperkuat posisi Batam dalam rantai pasok global.
“Batam memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu tujuan investasi unggulan di kawasan. Karena itu, kami terus mendorong promosi investasi yang terarah, memperkuat konektivitas, serta memastikan kemudahan dan kepastian berusaha bagi para investor. Kami ingin peluang kerja sama yang dijajaki di Korea Selatan dapat ditindaklanjuti menjadi investasi konkret yang memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi Batam,” ujar Amsakar.













