Seluruh tahapan, mulai dari pemotretan, wawancara, hingga pengambilan data biometrik, berjalan lancar dan selesai pada pukul 16.00 WIB. Semua berkas permohonan dinyatakan lengkap dan siap diproses lebih lanjut di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam.
Kepala Seksi Dokumen Perjalanan, Dony Lusindra, menyampaikan bahwa kegiatan Paspor Simpatik ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan untuk menjangkau masyarakat di pulau-pulau lain dalam wilayah kerja Imigrasi Batam.
“Kami berkomitmen menghadirkan layanan keimigrasian yang inklusif hingga ke wilayah kepulauan sekaligus meningkatkan edukasi masyarakat terkait bahaya TPPO,” tegas Dony.
Program inovatif ini juga merupakan bagian dari implementasi Program Akselerasi yang dicanangkan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, dalam upaya memperkuat layanan publik berbasis kepulauan serta memperluas jangkauan edukasi keimigrasian.













