KepriZona Headline

Hati-Hati! Ombudsman Kepri Temukan Celah di PPDB Madrasah, Ini Masalahnya

393
×

Hati-Hati! Ombudsman Kepri Temukan Celah di PPDB Madrasah, Ini Masalahnya

Share this article
Obudsman RI Perwakilan Kepri menerima kunjungan kerja dari Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam. (Foto: Dok. Ombudsman Kepri)
banner 468x60

“Setiap bentuk prestasi harus memiliki skala prioritas yang jelas agar petugas verifikasi tidak mengalami kesulitan dalam menentukan kelulusan calon peserta didik,” tambahnya.

Sementara itu, jalur afirmasi yang diperuntukkan bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu juga menjadi perhatian Ombudsman Kepri. Adi meminta Kemenag untuk berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial guna memastikan bahwa jalur afirmasi benar-benar diberikan kepada yang berhak.

BACA JUGA:  Cegah Kebocoran Anggaran, KPK RI 'Suntik' Program Pencegahan Korupsi ke DPRD Batam

“Jalin komunikasi dengan dinas terkait untuk mengantisipasi permasalahan dalam validasi dokumen calon peserta didik,” tegasnya.

Pentingnya Kanal Pengaduan dan Evaluasi

Tak hanya itu, Ombudsman Kepri juga mengingatkan pentingnya kanal pengaduan yang dikelola setiap madrasah guna menampung keluhan masyarakat terkait PPDB. Ombudsman mendorong agar kanal pengaduan tersebut terintegrasi dengan Kemenag Kota Batam dan dilengkapi dengan rekapitulasi aduan sebagai bahan evaluasi ke depan.

BACA JUGA:  Kejar Status UNESCO, Geopark Natuna Jangan Cuma Jadi Label

“Berdasarkan substansi aduan yang sering diterima Ombudsman, permasalahan utama yang dihadapi masyarakat dalam PPDB mencakup verifikasi calon peserta didik, hasil seleksi, hingga proses daftar ulang. Kami berharap Kemenag dan setiap madrasah dapat melakukan pengawasan dan pembinaan secara ketat,” tutup Adi.