BatamMalaysiaSingapura

Hati-hati Kepri, COVID-19 Muncul Lagi di Singapura dan Malaysia!

382
×

Hati-hati Kepri, COVID-19 Muncul Lagi di Singapura dan Malaysia!

Share this article
Kondisi Corona di Malaysia. (Foto: AP/Vincent Thian)
banner 468x60

Mayoritas Terjadi di Klaster Pendidikan

Dr Radzi mengungkapkan jumlah kumulatif klaster yang dilaporkan hingga saat ini ada 7.248 klaster. Mayoritas adalah klaster di sektor pendidikan.

Ia menambahkan, tingkat perawatan pasien COVID-19 ke fasilitas kesehatan meningkat menjadi 2,9 persen per 100.000 penduduk pada Juli. Sedangkan pada Juni, tingkat perawatan hanya mencapai 2 persen.

BACA JUGA:  Dulu Viral Skandal DPRD, Kini Carolein Parewang Ditangkap Polisi Kasus Penggelapan Mobil

“Angka ini sudah termasuk kasus suspek dan infeksi terkonfirmasi,” katanya.

Apa pemicu COVID-19 di Singapura?

Kasus COVID-19 di Singapura naik dua kali lipat hingga tembus lebih dari 20 ribu kasus. Lalu, apa yang menjadi pemicu kasus COVID-19 di Singapura meningkat?

Strait Times melaporkan, peningkatan infeksi COVID-19 itu kemungkinan disebabkan oleh faktor-faktor seperti musim perjalanan di akhir tahun dan berkurangnya kekebalan penduduk.

BACA JUGA:  Hati-hati Pemilik Toko! Polsek Sekupang Ungkap Rahasia Aplikasi Pembuat Bukti Transfer Palsu

“Saat ini, tidak ada indikasi bahwa subvarian utama lebih mudah menular atau menyebabkan penyakit lebih parah dibandingkan varian lain yang beredar,” kata Kemenkes Singapura.

Walaupun negara-negara di wilayah beriklim sedang mengalami peningkatan kasus penyakit pernapasan. Kementerian Kesehatan menyebutkan secara keseluruhan kasus penyakit pernapasan di Singapura tetap stabil.

Otoritas kesehatan tersebut menyarankan masyarakat untuk selalu mengikuti perkembangan vaksinasi COVID-19. Kemudian merekomendasikan dosis tambahan sekitar satu tahun setelah dosis vaksin terakhir untuk mereka yang berusia 60 tahun ke atas, orang yang rentan secara medis, serta penghuni fasilitas perawatan lansia.