“Supervisor mereka juga memang sudah curiga dengan HS, karena kondisi HS saat itu juga terlihat pucat dan lemas, dan setelah ditanya dari hati kehati, akhirnya HS mengakui perbuatannya,” ungkap Syarifuddin.
Sang Supervisor pun kemudian bertanya, dimana bayi tersebut disimpan HS, alangkah terkejutnya, ternyata bayi tersebut disimpan pelaku didalam ransel miliknya yang kemudian diletakan didalam lemari pakaian miliknya.
“Supervisor tersebut kaget dan kemudian mengecek bayi tersebut, dan tanpa pikir panjang, bayi dan HS langsung dibawa ke Rumah Sakit terdekat,” tambah Syarifuddin.
“Namun setibanya di rumah sakit, dokter menyebutkan bahwa sang bayi sudah tidak bisa tertolong lagi dan dinyatakan meninggal dunia, sedangkan HS langsung mendapakan perawatan medis karena kondisinya yang sudah sangat lemas dan pucat usai melahirkan,” jelas Syarifuddin.
Saat ini HS telah ditahan di Polsek Sei Beduk dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut, “HS mengakui perbuatannya, dan saat ini personil Polsek Sei Beduk tengah melakukan pengejaran ayah biologis dari sang bayi tersebut,” papar Syarifuddin.
“Namun untuk kekasih pelaku masih dilakukan pengejaran,” tambah Syarifuddin.
Sayangnya Syarifuddin belum mau memberikan identitas lengkap pelaku dan kekasihnya, dengan alasan masih dilakukan pengembangan dan pengejaran.













