Kepastian terkait penyelamatan asrama ini juga dikawal ketat oleh tokoh masyarakat Kabupaten Lingga, Raja Muksin. Dirinya mengaku langsung menggedor pihak pemerintah daerah begitu mendengar kabar miring mengenai nasib mahasiswa di perantauan.
“Ya, sudah saya komunikasikan dengan Pemkab Lingga. Dananya sudah dianggarkan dan besok langsung dilunasi. Tunggu saja,” tegas Raja Muksin, Kamis (18/6/2026).
Pihak pengelola asrama di Bandung mengaku lega dan mengonfirmasi telah menerima telepon resmi dari Setda Lingga mengenai pencairan dana tersebut. Para mahasiswa berharap insiden kelalaian administrasi seperti ini tidak kembali terulang di masa depan, agar fokus belajar mereka tidak terganggu oleh urusan eksekusi fasilitas daerah.








