Gudangberita.co.id, Batam – Nama Flyover Laksamana Ladi yang baru saja diresmikan di kawasan Sei Ladi, Batam, mendadak menjadi sorotan publik. Di balik pengumuman resmi oleh BP Batam yang mengungkapkan bahwa penamaan tersebut diambil berdasarkan sejarah, muncul tanda tanya besar: siapa sebenarnya Laksamana Ladi? Kenapa nama ini tiba-tiba muncul, sementara tidak ada jejak sejarah yang jelas tentang sosoknya? Bahkan, beberapa sejarawan di Kepulauan Riau pun merasa kebingungan.
Pada awalnya, proyek flyover ini diperkirakan akan diberi nama Flyover Lela Bahari. Namun, entah mengapa, nama tersebut digantikan dengan nama Laksamana Ladi tanpa penjelasan rinci.
BP Batam sendiri menjelaskan bahwa Sei Ladi, kawasan tempat flyover ini dibangun, memiliki hubungan erat dengan sejarah lokal, terutama dengan sosok Laksamana Ladi yang dikatakan berjasa besar dalam menjaga perairan Kepulauan Riau dari ancaman bajak laut. Nama “Sei Ladi” bahkan dihubungkan dengan Laksamana Ladi, yang menurut BP Batam, dikenal sebagai seorang tokoh penting dalam sejarah Kesultanan Melayu Riau-Lingga.
Namun, banyak yang mempertanyakan kebenaran kisah ini. Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam, yang mewakili suara masyarakat adat, merasa perlu untuk melakukan peninjauan lebih lanjut terkait nama ini.













