harris
NatunaPeristiwaZona Headline

Ekosistem Pulau Tiga Hancur! Nelayan Rekam Detik-detik Kapal Ilegal Bom Ikan di Natuna

902
×

Ekosistem Pulau Tiga Hancur! Nelayan Rekam Detik-detik Kapal Ilegal Bom Ikan di Natuna

Share this article
pengeboman ikan
Pengeboman ikan. (Foto: Ilustrasi AI)
banner 468x60

Informasi yang dihimpun dari lapangan menyebutkan adanya dugaan sindikat lintas daerah. Kapal-kapal tersebut ditengarai berasal dari Kalimantan Barat dan Midai. Mirisnya, selain penyelam yang didominasi warga asal Sulawesi, diduga terdapat satu warga lokal dari Pulau Laut yang terlibat dalam aksi penghancuran ekosistem ini.

“Ekosistem kita hancur kalau dibiarkan. Satu ton ikan mati sia-sia dan ditinggalkan begitu saja. Ini menunjukkan betapa besarnya ledakan yang mereka gunakan di bawah sana,” ujar seorang nelayan dengan nada geram.

BACA JUGA:  Foto Eksekutor Berlaras Panjang di Barelang Beredar, Senjata LSM Lang Laut Disita Polisi?

Meski laporan terhambat masalah teknis komunikasi, bukti video yang dikantongi nelayan diharapkan menjadi pintu masuk bagi aparat penegak hukum (APH) untuk melakukan pengejaran. Masyarakat Desa Sededap dan Pulau Tiga kini mendesak adanya pengawasan ekstra dari PSDKP dan Polairud di titik-titik rawan “Blank Spot” yang sering dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan lingkungan.

BACA JUGA:  Operasi Senyap di Natuna-Anambas: Bagaimana Tim Gabungan Gagalkan Selundupan Rp1,28 Triliun?

Kerusakan terumbu karang akibat bom ikan membutuhkan waktu puluhan hingga ratusan tahun untuk pulih. Jika tidak ada tindakan tegas, masa depan perikanan berkelanjutan di Natuna berada di ujung tanduk.