InfraNexia diproyeksikan menjadi mesin pertumbuhan baru eksternal Telkom. Saat ini, kontribusi bisnis fiber berada di kisaran 15% dan ditargetkan naik menjadi 25% setelah transfer aset selesai sepenuhnya. Langkah ini diambil untuk menangkap peluang adopsi teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) sekaligus menyeimbangkan komposisi pendapatan B2C dan B2B TelkomGroup.
Strategi TLKM 30 Moncer, Telkom Cetak Pendapatan Rp37,2 Triliun di Kuartal I-2026













