​2. NeutraDC (Bisnis Data Center)
Permintaan digital yang masif mendongkrak pendapatan sektor data center melalui NeutraDC Group dan NeuCentrIX. Telkom tengah melakukan inisiatif konsolidasi agar NeutraDC fokus mengelola seluruh aset data center untuk membuka peluang monetisasi dan kolaborasi strategis.
3. Wholesale & B2B ICT
Wholesale & International Service: Mengantongi Rp2,8 triliun, didorong pertumbuhan layanan interkoneksi sebesar 18,9% QoQ.
B2B ICT: Mencatat pendapatan Rp3,1 triliun. Penjajakan proyek baru kini dilakukan secara lebih selektif demi mengejar margin yang lebih sehat dalam jangka panjang.
Progres Transformasi TLKM 30: Divestasi AdMedika dan Spin-Off Fiber
Guna mendukung transformasi, Telkom merealisasikan belanja modal (Capital Expenditure) sebesar Rp4,9 triliun (13,2% dari pendapatan), di mana 99% dialokasikan untuk infrastruktur inti. Telkom juga gencar melakukan streamlining portofolio berbasis HoldCo-OpCo melalui dua aksi korporasi besar:
Divestasi AdMedika Group: Proses penjualan kepada investor strategis ditargetkan rampung pada akhir semester pertama 2026.
Pemisahan Aset Wholesale Fiber (Tahap 2): Spin-off aset wholesale fiber connectivity kepada InfraNexia ditargetkan selesai pada kuartal ketiga 2026.













