WALHI juga menyebutkan bahwa mereka tengah mengumpulkan informasi lebih lanjut mengenai insiden ini.
Insiden ini menambah panjang daftar pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi di Rempang. Konflik antara masyarakat adat dan pihak yang terlibat dalam proyek Rempang Eco City terus memanas seiring dengan upaya pengambilalihan lahan yang memicu perlawanan masyarakat lokal.













