BatamZona Headline

Diterjang Kekerasan, Warga Rempang Tertembus Panah di Tengah Konflik Lahan

4769
×

Diterjang Kekerasan, Warga Rempang Tertembus Panah di Tengah Konflik Lahan

Share this article
Masyarakat Rempang menjadi korban kekerasan oleh kelompok tak dikenal pada Selasa (18/12/2024) dini hari. (Foto: ist)
banner 468x60

Seruan Solidaritas

Rentetan kekerasan yang terus berulang di Rempang mendorong masyarakat adat, bersama organisasi masyarakat sipil, untuk mengeluarkan seruan mendesak kepada pemerintah dan lembaga terkait. Berikut adalah tuntutan mereka, seperti keterangan tertulis dari WALHI:

Presiden Prabowo Subianto dan DPR RI diminta untuk segera memberikan perlindungan hukum kepada masyarakat adat dan membatalkan proyek pengembangan Rempang Eco City yang mengancam wilayah adat.

BACA JUGA:  Janggal! Tragedi Maut 'Tartig' Siswa SMP di Barelang: Kecelakaan Tunggal atau Tabrak Lari?

Kapolri diminta untuk memerintahkan penegakan hukum yang serius dan tegas terhadap para pelaku intimidasi dan kekerasan.

Komnas HAM diminta untuk mengawasi dan mengambil tindakan atas pelanggaran HAM yang terjadi, serta memastikan perlindungan bagi masyarakat adat di Rempang.

Kronologi Penyerangan

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya memberikan keterangan bahwa sekitar pukul 24.00 WIB, puluhan orang menggunakan lori dan sepeda motor menyerang warga Kampung Sembulang Hulu. Mereka membawa senjata tajam, besi, hingga busur panah. Akibatnya, warga berlarian ke hutan untuk menyelamatkan diri.

BACA JUGA:  Gencatan Senjata Trump Membara: Israel Terus Bombardir Lebanon, Klaim Pakistan Bertepuk Sebelah Tangan

“Puluhan orang datang membawa senjata tajam dan busur. Mereka menghancurkan posko dan kendaraan warga. Saat ini, warga masih dalam kondisi ketakutan di hutan,” ujar warga tersebut.