Li Claudia Chandra menegaskan bahwa semua program memerlukan proses dan perencanaan matang. Namun, dengan gelontoran modal triliunan rupiah dan dukungan penuh dari pusat, ekspektasi warga Batam tentu jauh lebih tinggi.
Rapor satu tahun Amsakar-Li Claudia menunjukkan pola yang jelas: Sangat Berhasil di level makro, investasi, dan kebijakan sosial makro (seperti UHC dan pendidikan), namun Masih Kedodoran di level manajemen teknis harian yang menyangkut kenyamanan warga.
Tahun kedua akan menjadi ajang pembuktian. Jika persoalan “klasik” seperti air, sampah, dan banjir tidak segera bertransformasi dari status “tahap penanganan” menjadi “tuntas”, maka rekor investasi setinggi apa pun hanya akan dianggap sebagai angka-angka dingin yang tidak menyentuh realita panas di dapur rakyat.













