“Bagaimana mau menghemat, airnya saja tidak ada setetes pun. Ini bukan soal hemat, ini soal keadilan distribusi,” tegas warga lainnya.
Kekecewaan yang memuncak membuat warga mendesak PT Air Batam Hilir untuk memberikan penjelasan jujur dan transparan. Warga tidak lagi menginginkan janji-janji manis, melainkan solusi teknis yang membuktikan bahwa tidak ada diskriminasi dalam pembagian air bersih di Batam.
Warga mengancam akan membawa keluhan ini ke tingkat yang lebih tinggi jika dalam beberapa hari ke depan air belum juga mengalir normal dan kecurigaan mereka tidak dijawab dengan fakta lapangan yang konkret













