“Korban diajak untuk lebih dekat kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta diberikan motivasi untuk melanjutkan hidup di tengah tantangan,” tambahnya.
Hasil konseling menunjukkan, meski para korban merasa trauma terhadap laut, mereka juga merasa bersyukur atas kesempatan hidup yang masih mereka miliki. Sebagian korban menyatakan keinginan untuk kembali ke kampung halaman mereka, meninggalkan pekerjaan di laut, dan memulai kehidupan baru bersama keluarga.
Kapolres Karimun, AKBP Robby Topan Manusiwa, S.I.K., M.H., melalui IPDA Ulfah menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk kepedulian nyata Polres Karimun terhadap korban kecelakaan. Trauma healing bukan hanya pemulihan psikologis, tetapi juga memberikan harapan baru bagi korban untuk melanjutkan hidup.













