BatamZona Headline

Demo di BP Batam, Cucu Raja Haji Fisabilillah Ungkap Sejarah Tanah Melayu Rempang Galang hingga Riau Bergabung dengan Indonesia

1041
×

Demo di BP Batam, Cucu Raja Haji Fisabilillah Ungkap Sejarah Tanah Melayu Rempang Galang hingga Riau Bergabung dengan Indonesia

Share this article
Raja Malik, sejarawan dan budayawan Kepri yang merupakan cucu Raja Haji Fisabilillah mengungkap sejarah menohok Rempang Galang di depan Gedung BP Batam. (Foto: GudangBerita)
banner 468x60

“Apa kurangnya kami lagi? Sumbangan apa yang kurang dari orang melayu ini untuk Indonesia sehingga kami dianaktirikan di tanah sendiri. Moyang saya Raja Haji Fisabilillah mati diterjang peluru yang menembus dadanya. Ia syahid fisbilliah memperjuangkan tanah ini dari Belanda,” kata Raja

“Bapak saya, Raja M Yunus. Ikut menggabungkan Riau ini dulu ke Republik Indonesia Serikat. Dan saya tidak rela sebagai cucunya ketika Indonesia tidak adil kepada kami orang-orang melayu. Hari ini adalah hari yang sangat bersejarah. Jangan takut di dada kita, di diri kita mengalir juga darah orang-orang berani yang membela tanah air Indonesia,” ucapnya.

BACA JUGA:  Kapal Nelayan Batam Tenggelam di Pulau Putri, Korban Sempat Telepon Minta Tolong

Sayangnya, unjuk rasa di depan Gedung BP Batam itu berujung ricuh setelah sejumlah pemuda melakukan aksi anarkis menghancurkan pagar BP Batam dan melempar batu dan benda lainnya.

Mereka tampak sudah putus asa dan pesimis dengan jawaban Kepala BP Batam, Rudi terkait tuntutan mereka menolak relokasi warga di Rempang. Polisi akhirnya turun tangan menggerakkan pasukan Dalmas lanjutan mengamankan para demonstran.

BACA JUGA:  Cegah Siswa Titipan, Ombudsman "Pelototi" PPDB Kemenag Batam

Bahkan situasi di Batam Center sempat mencekam siang itu. Massa kemudian dipukul mundur hingga Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam. Gas air mata beterbangan di sekitaran Batam Center.