BatamPeristiwaZona Headline

“Aku Merasakan Ada yang Berubah,” Curhat Pilu Sahabat Kenang Makan Siang Terakhir Bersama Vita Sebelum Tragedi Batu Ampar

561
×

“Aku Merasakan Ada yang Berubah,” Curhat Pilu Sahabat Kenang Makan Siang Terakhir Bersama Vita Sebelum Tragedi Batu Ampar

Share this article

Momen makan siang terakhir, curhatan pilu sahabat ungkap detik-detik sebelum Vita dan Ibu Ijah berpulang selamanya

Jenazah ibu ijah dan vita korban kecelakaan batu ampar.
Jenazah Ibu Ijah dan Vita saat disemayamkan di rumah duka, Sabtu (11/4/2026) malam. Keduanya korban kecelakaan tragis di Batu Ampar.
banner 468x60

“Aku juga sudah merasakan ada yang berubah beberapa minggu ini darimu. Tapi aku tidak kepikiran akan seperti ini jadinya,” ungkapnya.

Kisah hidup keluarga ini memang sarat perjuangan. Berdasarkan data kependudukan, Ibu Ijah merupakan seorang janda yang telah lama ditinggal wafat oleh suaminya.

Niat Ibu Ijah siang itu sangat sederhana; ia ingin memastikan putrinya sampai dengan aman untuk bekerja di kawasan Harbour Bay. Namun, aspal licin sisa hujan dan besarnya dimensi truk kontainer di Jalan Duyung menjadi penghalang mimpi mereka.

BACA JUGA:  Data Jasa Raharja Ungkap Keganasan Jalur Tengkorak Batam: 66 Kecelakaan Hanya dalam 90 Hari

Ibu Ijah meninggal di lokasi kejadian, sementara Vita sempat berjuang di ambulans sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir, menyusul sang ayah dan ibu tercinta.

Suasana haru menyelimuti kediaman korban di Tanjung Sengkuang, tepatnya di Jalan Kolam Pancing, Blok B3. Jenazah ibu dan anak ini telah dikebumikan pada Sabtu malam, diiringi isak tangis keluarga dan kerabat yang tak percaya keduanya pergi begitu cepat.

BACA JUGA:  Pasca Insiden Tragis di SDN 001, Batam Kini Serius Garap Zona Selamat Sekolah Berstandar SOP

Di lokasi kejadian, sisa-sisa bodi motor Honda Beat milik korban dan dedaunan hijau yang sempat menutupi raga mereka masih menjadi saksi bisu.