Gudangberita.co.id, Batam – Jalanan Kota Batam kini tak hanya lebar dan mulus, tapi mulai dianggap “kejam” oleh warganya sendiri. Curhatan pilu korban tabrak lari dan minimnya empati di jalan raya mendadak viral di media sosial, memicu gelombang keresahan di kalangan pengendara roda dua.
Keluhan ini mencuat di fanpage Gudangberita.co.id, di mana para korban membagikan pengalaman traumatik mereka yang hampir merenggut nyawa.
“Bawa Mobil Kayak Bukan Manusia”
Netizen bernama Edlyn Senjah menceritakan detik-detik dirinya diserempet mobil sedan putih di jalur SP-Batam Center. Tak tanggung-tanggung, ia diserempet dua kali hingga terseret, sementara pelaku langsung tancap gas.
“Nyawa saya nyaris hilang, yang nyerempet kabur. Mirisnya, satu biji manusiapun tidak ada yang membantu mengejar mobil ini. Yang bawa mobil kayak bukan manusia,” tulisnya penuh emosi.
Kisah serupa dialami Dede Mira di kawasan Batu Aji. Bukannya meminta maaf, pengemudi mobil barang yang menabraknya justru lebih galak dan memarahinya. Fenomena “salah tapi galak” ini membuat banyak pengendara motor di Batam kini dihantui trauma berat.
Keresahan warga makin menjadi saat netizen bernama Aroush menyoroti hilangnya empati publik. Alih-alih menolong, sebagian netizen di “lapak sebelah” justru menyumpahi korban kecelakaan dengan kalimat kasar.













