Selanjutnya, Cen Sui Lan mengungkapkan masalah lainnya di Kabupaten Karimun, seperti embung Paya Manggis yang terbengkalai. Ia menekankan pentingnya mengatasi masalah ini karena embung tersebut dapat menjadi daya tarik pariwisata dan olahraga.
“Saya meminta tambahan anggaran untuk penanganan embung ini, karena Balai sebelumnya hanya bisa menyelesaikan sebagian kecil saja. Selain itu, di Serasan, kami membutuhkan pengamanan pantai untuk menghindari abrasi yang dapat mengancam pulau kita,” ujarnya.
Cen Sui Lan juga mengucapkan terima kasih kepada Dirjen Perumahan atas pengakomodiran usulannya terkait Rusun STT Real Batam. Rusun ini mendapatkan penghargaan nasional sebagai pengelola Rusun terbaik dan menerima hadiah anggaran sebesar Rp1 Miliar.
Penghargaan ini diterima oleh Dr. Fransiskus Irwan Widjaya Ph.D., yang juga Ketua Sekolah Tinggi Teologi (STT) Real Batam, dalam acara peringatan Hari Perumahan Nasional (Harpernas) 2023.
“Saya bangga, masyarakat Kepri bangga dengan pengelola STT Real Batam, dan kami sangat berterima kasih kepada pak Dirjen. Anggaran yang diterima akan digunakan untuk membangun infrastruktur jalan, dengan dukungan koordinasi dari Kepala Balai. Saya mengapresiasi kinerja Balai di Kepri,” tuturnya. (*)













