AHU yang Sudah ‘Dibekukan’ Digunakan Buat Manuver?
Hendry masih bersikeras mengandalkan AHU untuk membuktikan kepemimpinannya. Namun, Wina menyebut itu akal-akalan belaka.
“AHU itu sudah dibekukan Kemenkumham sejak 16 Juli 2024. Tapi masih digunakan buat ‘mengelabui’ Pemprov Kalimantan Selatan agar jadi tuan rumah HPN 2025,” kata Wina.
Bahkan, nama Presiden Prabowo dan beberapa pejabat tinggi ikut dicatut dalam manuver ini. Namun faktanya, Gubernur Kalsel saja tak hadir dalam acara HPN 9 Februari di Banjarmasin.
Ternyata, Wina dan Hendry punya sejarah panjang. Mereka satu angkatan di Surat Kabar Kampus UI “Salemba” tahun 1979. Namun, Wina mengklaim dirinya lulus, sedangkan Hendry tidak diterima di media kampus tersebut.
Bahkan, Hendry pernah melontarkan hinaan tajam di media sosial, menyebut Wina sebagai “nama kesohor tapi otak bego”.
Kini, Wina menyarankan Hendry untuk lebih tenang dan instrospeksi diri. “Sebagai sesama wartawan senior, kita tak mengharapkan dia kena stroke, apalagi gangguan jiwa. Kita harap dia tetap waras,” sindir Wina menutup pernyataannya.













