Menanggapi kejadian tersebut, BBKSDA bersama pihak PJK sedang melakukan penghitungan ulang jumlah buaya di dalam penangkaran dengan cara mengeringkan air di kolam.
“Kami akan memastikan jumlah buaya yang tersisa di kolam agar tahu berapa yang benar-benar lepas,” ujar Tommy.
Tim gabungan terus bekerja merespons laporan masyarakat mengenai penampakan buaya. Hingga saat ini, situasi mulai terkendali, meski warga tetap diminta waspada. Tommy juga menegaskan bahwa kabar mengenai ratusan buaya lepas adalah tidak benar.
“Penangkaran memang memiliki 200 ekor buaya besar dan ada pintu air yang memungkinkan dilewati. Namun, info awal dari pihak PJK menyebutkan bahwa tidak semua buaya keluar,” tambahnya.
Kejadian ini telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. BBKSDA mengimbau warga untuk melaporkan segera jika melihat buaya di sekitar mereka. “Kami sangat mengharapkan kerja sama masyarakat untuk memberikan informasi agar proses evakuasi dapat berjalan lancar,” pungkas Tommy.













