KepriZona Headline

Bibit Siklon Tropis di Laut Cina Selatan, Kepulauan Riau Dihantui Cuaca Ekstrem

363
×

Bibit Siklon Tropis di Laut Cina Selatan, Kepulauan Riau Dihantui Cuaca Ekstrem

Share this article
Cuaca ekstrem. (Foto: ilustrasi)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Bibit Siklon Tropis 98W yang terpantau di Laut Cina Selatan, sebelah timur Kepulauan Riau, membawa ancaman cuaca ekstrem.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Hang Nadim Batam mengeluarkan peringatan dini terkait dampak tidak langsung dari fenomena ini.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam, Ramlan, menjelaskan bahwa bibit siklon tropis ini memiliki pusat sirkulasi di sekitar koordinat 3.2°LU dan 110.5°BT dengan kecepatan angin maksimum mencapai 28 km/jam dan tekanan udara minimum 1005.5 hPa.

BACA JUGA:  Batam Dikepung Kekeringan, Amsakar Achmad Pimpin Ratusan Warga Salat Istisqa di Engku Putri

Meski potensi bibit ini berkembang menjadi siklon tropis dalam 72 jam ke depan masih tergolong rendah, dampaknya sudah mulai terasa di wilayah Kepulauan Riau.

Dampak Cuaca Ekstrem di Kepri

BMKG memprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang akan terjadi di Kabupaten Natuna pada 21-22 Desember 2024. Selain itu, tinggi gelombang laut diperkirakan mencapai:

  • 1,25 – 2,5 meter (Moderate Sea): Laut Natuna, Perairan Kepulauan Bintan, dan Kepulauan Lingga bagian timur.
  • 2,5 – 4,0 meter (Rough Sea): Perairan Kepulauan Anambas, Kepulauan Natuna, dan Laut Natuna Utara.
BACA JUGA:  Head-to-Head Maarten Paes vs Emil Audero: Siapa Kiper Utama Pilihan John Herdman di FIFA Series 2026?

“Masyarakat yang tinggal di daerah pesisir dan pelaku aktivitas laut, seperti nelayan dan pelayaran, dihimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya gelombang tinggi,” sebutnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (21/12/2024).

Bibit Siklon Tropis 98W didukung oleh kondisi atmosfer yang mendukung pertumbuhannya, seperti suhu perairan hangat berkisar 30-31ºC, kelembapan udara yang tinggi, serta dinamika atmosfer aktif seperti MJO dan Equatorial Rossby.