Dari cerminan itu, ia berharap Batam yang mengusung konsep Bandar Dunia Madani mengambil contoh dari hal itu. “Di momen Idulfitri ini kita diajarkan tidak hanya membangun hubungan baik dengan Allah (hablun minallah) saja namun juga Hablun Minannas (hubungan antar sesama) untuk menguatkan persatuan dan kesatuan. Mudah-mudahan Allah menjadikan Ramadhan kita Ramadhan yang terbaik dan mengantarkan kita menjadi orang-orang yang bertaqwa,” ucapnya.
Batam dikatakannya memiliki indeks kerukunan umat beragama tertinggi. Walau sumber daya alam minim, namun lebih mengandalkan sektor jasa, untuk itu dalam memutar roda perekonomian perlu persatuan dan kedamaian. “Jika pilar ini kita kokohkan barulah menjadikan Batam Bandar Dunia Madani yang sesungguhnya,” ucap dia.
Dihadiri sejumlah tokoh

Salat Idul Fitri di Dataran Engku Putri dihadiri oleh Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Marlin Agustina, Wali Kota Batam, HM Rudi, Ketua KNPI Batam Randi Zulmardiadi, Kepala Kejaksaan Negeri Batam, Herlina Setyorini.
Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam, Zulkarnain Umar mengatakan total penerimaan zakat, infak, sedekah yang dihimpun BAZNAS, UPZ dan LAZ Batam mengumpulkan Rp 37 m lebih selama Ramadhan.













