BatamZona Headline

Bentrokan Brutal di Rempang, Ketegangan Massa PT MEG dan Warga Meningkat Tajam

1690
×

Bentrokan Brutal di Rempang, Ketegangan Massa PT MEG dan Warga Meningkat Tajam

Share this article
Kendaraan di Rempang hancur usai diserang kelompok massa PT MEG. (Foto: ist/Gudangberita)
banner 468x60

Serangan Balasan: Massa PT MEG Mengamuk

Tidak terima atas penganiayaan tersebut, sekelompok massa dari PT MEG diduga melakukan serangan balasan terhadap warga. Edi, seorang warga Rempang, menceritakan kejadian tersebut dengan penuh ketakutan.

“Saya sedang di rumah ketika tiba-tiba sekitar 30 orang datang menyerang. Anak saya dipukuli, saya diparang, dan posko warga di Dapur 6 dihancurkan,” ujar Edi. Menurutnya, kelompok tersebut membawa senjata tajam seperti parang dan pisau.

BACA JUGA:  Detik-Detik Puting Beliung Terjang PT VME Batu Ampar Batam, Pekerja Berhamburan Selamatkan Diri

Polemik Lahan Rempang Memanas

Bentrokan ini menjadi puncak dari konflik yang telah berlangsung lebih dari setahun, terkait proyek strategis nasional (PSN) Rempang Eco City. Warga setempat menolak direlokasi dari lahan yang mereka huni selama bertahun-tahun. Proyek ini digarap oleh PT MEG, perusahaan di bawah Artha Graha Group milik Tomy Winata, yang bekerjasama dengan pemerintah melalui BP Batam.

BACA JUGA:  Bawa Ekonomi Anambas Tumbuh 15,54 Persen Tertinggi se-Kepri, Bupati Dato' Aneng Raih Anugerah Tokoh Inspiratif SMSI 2026

Kondisi di lapangan semakin memanas seiring dengan aksi saling serang antara kedua belah pihak. Posko warga yang menjadi simbol perlawanan terhadap proyek tersebut turut dirusak dalam insiden ini.

Baik tim pengamanan PT MEG maupun warga sama-sama menyerukan intervensi dari aparat hukum untuk meredam konflik yang berpotensi meluas.