PT CMG sebelumnya melayangkan peringatan kedua ke warga pada 13 Mei, lanjutan dari surat pertama pada 5 Mei.
Dalam surat tersebut perusahaan meminta warga segera membongkar bangunan mereka dan mengosongkan lokasi dengan segera sebelum dilakukan pembongkaran. PT CMG sendiri memegang dokumen kepemilikan terkait lahan tersebut.













