Gudangberita.co.id, Batam – Krisis pengelolaan sampah di Kota Batam kembali memakan korban. Dua pekerja galangan kapal PT Usda Seroja Jaya (USJ) Marine & Shipping mengalami kecelakaan lalu lintas akibat asap tebal dari pembakaran sampah di kawasan Sei Lekop, Kecamatan Sagulung, Kamis (15/1/2026).
Kedua korban terlihat mengenakan wearpack kerja dengan kondisi luka di bagian kepala. Mereka tampak tak berdaya dan harus dievakuasi oleh rekan-rekannya yang juga mengenakan wearpack biru berlogo USJ, dengan menaikkannya ke atas sebuah mobil berwarna merah.
Menurut keterangan warga sekitar, kecelakaan tersebut dipicu asap pekat yang menutup jarak pandang pengendara. Asap berasal dari aktivitas pembakaran sampah di lokasi yang kini dijadikan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sementara, meski berada tepat di pinggir jalan umum yang menjadi akses utama pekerja galangan dan kawasan industri.
“Akibat pembakaran sampah di TPS Sei Lekop ini, jalan jadi sangat berbahaya. Asap menutup pandangan, banyak yang sudah jatuh di sini. Tadi yang tabrakan itu pengawas di kawasan Horizon,” ujar seorang warga bernama Yori.
Warga menjelaskan, kawasan Sei Lekop sebelumnya bukan peruntukan TPA maupun TPS, namun dialihfungsikan sementara karena TPS Sei Binti sedang dalam perbaikan. Dalam praktiknya, sampah di lokasi tersebut tidak hanya ditumpuk, tetapi dibakar secara terbuka, sehingga menimbulkan asap tebal dan risiko kecelakaan.













