Padahal, jalan tersebut merupakan jalur vital yang setiap hari dilalui pekerja galangan kapal seperti PT USJ serta pekerja di Kawasan Industri Horizon. Kondisi ini membuat kawasan tersebut rawan kecelakaan, terutama pada jam masuk dan pulang kerja.
Setelah kejadian kecelakaan, petugas pemadam kebakaran akhirnya turun ke lokasi untuk memadamkan api yang membakar tumpukan sampah. Langkah ini dilakukan guna menghilangkan asap yang membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai status dan pengelolaan TPS Sei Lekop, maupun langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Kondisi ini kembali menegaskan bahwa krisis sampah di Batam bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga telah menjadi ancaman serius bagi keselamatan warga dan pekerja industri.













