BatamBatam Punya CeritaZona Headline

ART Asal NTT Ini Disiksa Majikan di Batam, Dipaksa Makan Kotoran Binatang

715
×

ART Asal NTT Ini Disiksa Majikan di Batam, Dipaksa Makan Kotoran Binatang

Share this article
Kondisi Intan yang babak belur akibat disiksa majikan. (Foto: ist)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Kisah memilukan kembali terjadi pada tenaga kerja domestik di Indonesia. Seorang Asisten Rumah Tangga (ART) asal Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT), bernama Intan, mengalami penyiksaan keji di rumah majikannya di kawasan elit Sukajadi, Kota Batam, Kepulauan Riau.

Tak hanya dipukuli dan dihina, Intan bahkan mengaku dipaksa makan kotoran binatang oleh majikannya, Roslina (R), serta seorang ART lain berinisial M yang ikut menjadi pelaku.

Baca Juga:  Diduga Gelapkan Uang Kompensasi Lahan di Nongsa, Perwakilan Perusahaan Dilaporkan ke Polisi

Kasus ini mencuat ke publik setelah video wajah lebam dan tubuh penuh luka milik Intan viral di media sosial pada Minggu, 22 Juni 2025. Tangisan keluarga pecah saat mengetahui kondisi mengenaskan Intan, yang selama hampir setahun bekerja tanpa menerima gaji sepeser pun.

Intan mulai bekerja di rumah R pada Juli 2024. Sejak hari pertama, ia sudah mengalami berbagai kekerasan. Namun, dua hari sebelum akhirnya diselamatkan, penyiksaan mencapai puncaknya. Hanya karena dianggap tidak menyapu dan mengepel dengan rapi serta membiarkan kandang anjing terbuka, R langsung naik pitam dan melakukan kekerasan fisik brutal.

Baca Juga:  Jabatan, Nafsu, dan Gadis Remaja PRT: Skandal Camat Pulau Tiga Barat

Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Debby Andrestian menyampaikan, Intan dipukul menggunakan berbagai benda tumpul seperti raket nyamuk listrik, ember plastik, kursi lipat, dan bahkan obeng. Ia juga ditendang di kepala, wajah, serta bagian tubuh sensitif lainnya.