BatamZona Headline

Amsakar Hadapi Emak-Emak Sengkuang, Dengar Langsung Jeritan Soal Air di Depan Gedung BP Batam

46
×

Amsakar Hadapi Emak-Emak Sengkuang, Dengar Langsung Jeritan Soal Air di Depan Gedung BP Batam

Share this article
banner 468x60

Namun demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah wilayah yang masuk kategori stress area dalam distribusi air bersih, termasuk Kelurahan Tanjung Sengkuang. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perhatian utama BP Batam dalam penanganan harian.

“Area-area ini setiap hari kami tangani dengan langkah cepat. Distribusi terus kami upayakan sebagai bentuk komitmen kami kepada masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA:  Operasi Senyap di Natuna-Anambas: Bagaimana Tim Gabungan Gagalkan Selundupan Rp1,28 Triliun?

Sebagai langkah darurat, BP Batam telah mengerahkan armada tangki air untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak. Amsakar memastikan distribusi air melalui tangki akan terus dilakukan hingga pasokan air kembali normal.

“Jika terjadi kekurangan, distribusi tangki air akan kami dorong langsung ke rumah-rumah warga,” katanya.

Dalam orasinya di depan Gedung BP Batam, warga menyampaikan bahwa krisis air di Sengkuang telah menyentuh aspek kemanusiaan paling mendasar. Oncu, warga RT 02/RW 012 Tanjung Sengkuang, mengungkapkan bahwa kesulitan air bahkan terjadi saat mengurus jenazah.

BACA JUGA:  BP Batam Genjot 19 Proyek Jalan Prioritas, Jalur Mana Saja yang Sudah Tuntas?

“Ini bukan lagi soal mandi atau mencuci. Untuk memandikan jenazah saja kami harus minta bantuan agar ada air. Ini fakta di lapangan,” teriaknya.

Kekecewaan warga juga diarahkan kepada pemerintah yang dinilai hanya hadir saat momentum politik. Ironisnya, meski air tidak mengalir, tagihan air tetap berjalan setiap bulan, sehingga warga merasa dirugikan secara ekonomi. Mereka mengaku telah berulang kali menyampaikan keluhan, termasuk melalui DPRD Kota Batam, namun belum melihat solusi konkret.

BACA JUGA:  Sidak Proyek Drainase Batam, Wawako Li Claudia Sentil Galian "Tanpa Data" dan Minta BP Batam Tak Jalan Sendiri