Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Natuna, AKP Apridony, dalam pernyataannya pada Jumat (10/01/2025), mengungkapkan bahwa Amir ditangkap pada Kamis (9/01/2025) sekitar pukul 19.00 WIB.
“Pelaku sudah kami amankan. Motifnya spontan karena sakit hati. Tidak ada indikasi masalah asmara,” jelas AKP Apridony. Ia juga memastikan bahwa sejauh ini tidak ada keterlibatan pihak lain dalam kasus ini.
Amir diamankan polisi di tempat kerjanya, di Kantor Go Mart Natuna, Jl Pramuka, Kecamatan Bunguran Timur. Polisi mengatakan jika pelaku ditangkap saat sedang main Hp.
Polisi sempat menggelandang Amir saat mencari barang bukti di dekat Masjid Nurul Falah, sebelah rumah makan Podomoro, Ranai, Natuna.
Kronologi Malam Tragis
Keterangan Yurnita, tetangga sekaligus kerabat dekat Dewi, menjadi kunci dalam mengungkap kejadian ini. Ia mengisahkan bahwa Dewi sempat makan malam di kontrakannya sebelum pamit pulang sekitar pukul 02.00 dini hari karena ada telpon.
“Paginya, anak Dewi datang tergesa-gesa mengetuk pintu sambil berkata, ‘Tante, tolong Bunda,’” kenang Yurnita.
Ketika tiba di kontrakan Dewi, Yurnita menemukan tubuh korban tergeletak dengan wajah membiru, hanya mengenakan kaos hitam dan celana dalam. Ponsel Dewi juga hilang dari lokasi kejadian.













