“saya sm suami memilih golput pdhl ada undangan. malas aja..! Mau siapapun yg menang kyknya g akan merubah keadaan keluarga kami Jadi mending menghabiskan wkt libur bersama Anak kami,” sebut is-
Pengamat sebut Golput menang
Sebelumnya, akademisi dan pengamat politik Zamzami A Karim mengatakan bahwa Pilkada Batam dimenangi Golput.
“Jika melihat trend ini, partisipasi pemilih di Kota Batam terbilang sangat rendah jika dibandingkan di Natuna yang terbilang cukup tinggi dengan presentase kehadiran warga di TPS dan menggunakan hak suaranya mencapai 84,1 persen. Berdasarkan ini, bisa dianalogikan orang yang tak mau memilih alias golput terbilang tinggi di Kota Batam,” ucapnya
Pihaknya juga menyebutkan, ada banyak faktor dan alasan kenapa orang antusias atau tidak untuk hadir. Salah satunya adalah karakteristik demografi penduduk yg berbeda.
Kota Batam kata Zamzami dengan penduduk berkarakter metropolis, ikatan sosialnya longgar. Perhatian warga kepada politik atau Pilkada juga longgar. Sehingga antusiasme untuk menentukan pemimpin daerahnya juga longgar alias rendah
“Antusiasme memilih mungkin juga disebabkan oleh kurangnya mobilisasi warga untuk datang memilih. Di Natuna atau Anambas relatif mudah memobilisasinya, karena ikatan sosialnya masih kuat, keinginan untuk mempertahankan pemimpin yang mereka senangi atau menukar mereka yang tak disukai sangat tegas,” terangnya.













