“Kegiatan ini diselenggarakan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menghadirkan hiburan segar di tengah padatnya agenda kerja Bidpropam,” tutur Eddwi.
Keseruan perayaan tidak berhenti di lapangan bulutangkis. Di bagian arena lain, para perwira wanita turut unjuk gigi melalui permainan tradisional ‘Benteng’. Terbagi dalam dua tim yang masing-masing beranggotakan empat orang, mereka beradu ketangkasan, kecepatan, serta strategi meloloskan diri dari kejaran lawan.
Nostalgia permainan masa kecil ini sukses memecah kekakuan antarpersonel. Terlihat para perwira wanita berlari bebas dan tertawa lepas tanpa sekat kedinasan.
Guna menambah semangat para peserta, panitia menyiapkan total hadiah bernilai puluhan juta rupiah. Penilaian tidak semata-mata didasarkan pada skor akhir pertandingan, tetapi juga memperhitungkan kreativitas dan keberanian peserta.
“Total hadiah Rp 25 juta untuk juara 1, 2, dan 3. Ada juga penilaian kostum terbaik,” jelas Kombes Eddwi.
Di balik hadiah materiil tersebut, kebersamaan dan ruang bagi para personel untuk melepas penat menjadi nilai tertinggi yang diraih. Acara yang menggabungkan olahraga, kostum karakter, dan permainan tradisional ini menjadi inovasi perayaan HUT RI pertama yang digelar di lingkungan Polda Kepri.













