harris
BatamLayanan Publik

Akses Ditembok Kawat, Warga Anggrek Sari Batam Pertanyakan Dugaan ‘Penyerobotan’ Fasum

58
×

Akses Ditembok Kawat, Warga Anggrek Sari Batam Pertanyakan Dugaan ‘Penyerobotan’ Fasum

Share this article
Pagar kawat dan tiang besi yang menutup akses jalan belakang ruko di Perumahan Town House Anggrek Sari Batam Kota.
Pagar kawat dan tiang besi yang menutup akses jalan belakang ruko di Perumahan Town House Anggrek Sari Batam Kota.
banner 468x60

“Setahu saya belum ada hibah dan belum ada perjanjian sewa-menyewanya. Saya sudah mencoba mengonfirmasi ke beberapa pihak, termasuk dinas terkait, tetapi belum mendapatkan penjelasan yang jelas,” ujarnya, Jumat (31/7/2026).

Ia mengingatkan, mengacu pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman, status fasum-fasos yang belum diserahterimakan sebagai Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) kepada pemerintah daerah tetap menjadi tanggung jawab penuh pihak pengembang. Pemanfaatannya pun wajib diperuntukkan bagi kepentingan umum, bukan dikuasai secara sepihak.

BACA JUGA:  Nasib 1.025 Buruh PT Ghim Li Menggantung, Wali Kota Batam Investigasi Dugaan Pabrik Kabur ke Bekasi

Upaya konfirmasi mendalam mengenai dugaan penguasaan lahan ini telah dilayangkan kepada pihak pengembang, PT Putera Karyasindo Prakarsa (PKP).

Namun, perwakilan pengembang terkesan enggan memberikan jawaban substantif dan justru mengarahkan pertanyaan ke pihak lain.

“Kurang paham juga terkait hal tersebut saya. Mungkin bisa langsung ditanyakan ke CRO di PKP Pusat,” kelit perwakilan pengembang saat dikonfirmasi, Jumat (31/7/2026).

BACA JUGA:  Sambut HUT ke-24 Kepri, Wali Kota Batam Imbau Pegawai dan Warga Pakai Baju Kurung Melayu

Hingga berita ini diterbitkan, pihak CRO PKP Pusat belum memberikan respon maupun klarifikasi resmi terkait legalitas pemagaran tersebut.

Kondisi serupa terjadi pada pihak pengurus lingkungan. Ketua RW 015 Perumahan Town House Anggrek Sari, Agus Adrianto, memilih bungkam dan tidak memberikan tanggapan saat dikonfirmasi mengenai aksi penembokan kawat yang meresahkan warganya.

BACA JUGA:  Imbas Kabut Asap Sumatra: Jarak Pandang Memburuk, Penerbangan Hang Nadim Batam Sempat Lumpuh