“Kita ingin Tanjungpinang semakin nyaman dikunjungi oleh orang luar, ditambah penataan Akau sekarang maka masyarakat bisa semakin nyaman menikmati kuliner Akau yang legendaris ini,” kata Gubernur Ansar.
Gubernur Ansar pun melanjutkan ruko-ruko di sekitar Akau Potong Lembu akan dicat ulang sehingga menambah keindahan dan estetika Akau Potong Lembu. Ia berharap masyarakat Tanjungpinang terus mendukung pemerintah daerah dalam menata kota Tanjungpinang.
“Kalau tempat makannya sudah bagus, jalan-jalannya sudah bagus itu bisa meninggalkan kesan yang baik bagi orang yang datang ke Tanjungpinang, mari kita jaga bersama kota yang kita cintai ini,” kata Gubernur Ansar.
Dalam sambutannya, Pj Walikota Tanjungpinang, Hasan, menggarisbawahi revitalisasi Akau Potong Lembu sebagai ruang terbuka untuk interaksi sosial dan penonjolan kebudayaan lokal. Hasan juga menekankan penyediaan tempat parkir untuk mendukung kawasan tersebut dan tujuan meningkatkan infrastruktur di kota.
“Perputaran ekonomi masyarakat di sekitar Akau juga semakin meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah pengunjung yang ingin menikmati kuliner Akau,” kata Hasan.
Hasan menyebutkan alokasi anggaran APBD Kota Tanjungpinang tahun 2023, termasuk pembangunan kawasan kuliner sebesar 3,1 miliar rupiah oleh bidang Cipta Karya dan rehabilitasi drainase sebesar 700 juta rupiah oleh bidang Bina Marga. Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau juga turut mengucurkan anggaran sebesar 2 miliar Rupiah untuk revitalisasi Akau Potong Lembu.













