BatamZona Headline

Diimingi Pekerjaan dan Rumah Tipe 45, Warga Rempang Tetap Demo BP Batam Hari Ini Tolak Direlokasi

202
×

Diimingi Pekerjaan dan Rumah Tipe 45, Warga Rempang Tetap Demo BP Batam Hari Ini Tolak Direlokasi

Share this article
Ilustrasi
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Unjuk rasa warga menolak relokasi kampung tua di Pulau Rempang rencananya akan berlangsung Rabu (23/8/2023) pagi ini di depan Gedung BP Batam. Bahkan pamflet dan seruan aksi sudah disebar olah Aliansi Pemuda Melayu.

Seperti diketahui, warga setempat kian resah dengan rencana penggusuran di wilayah mereka. Rempang akan dijadikan kawasan ekonomi baru oleh pemerintah. Sejumlah kampung tua berada di kawasan tersebut akan tergusur. Pemerintah sendiri menyiapkan relokasi dan kompensasi bagi warga.

BACA JUGA:  Siapa Sangka? Sosok 'Spiderman' yang Kuras Toko Emas Natuna Ternyata Orang Dekat yang Sering Dibantu

Sebelumnya warga sempat memblokade Jembatan 4 Barelang yang menguhubungkan Pulau Batam dan Rempang pada Senin (21/8/2023) lalu. Mereka menolak tim BP Batam yang akan mengukur lokasi.

Rencana pengembangan Pulau Rempang sebagai kawasan ekonomi baru atau The New Engine of Indonesian’s Economic Growth tengah jadi polemik.

Pemerintah pusat memproyeksikan Pulau Rempang sebagai kota baru dengan industri yang berkonsep “Green and Sustainable City”.

BACA JUGA:  Tega! Pedagang Nasi Padang di Batam Kena Tipu: Sudah Pesan 4 Bungkus, Lauk di Etalase Juga Digasak ke Saku

Menyikapi wacana tersebut, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, pun berkempatan untuk menyampaikan langsung rencana strategis pengembangan Pulau Rempang ke perwakilan masyarakat Kelurahan Sembulang dan Rempang Cate, Selasa (22/8/2023).

Berlangsung di Kantor Kecamatan Galang, Rudi menjelaskan jika rencana pengembangan tersebut merupakan proyek strategis nasional yang mesti terealisasi dalam waktu dekat.