Gudangberita.co.id, Natuna– Tabir gelap di balik aksi pembobolan toko emas terbesar di Pasar Ranai akhirnya tersingkap dengan kenyataan yang menyesakkan dada. DN, pria yang dijuluki “Spiderman” karena aksi nekatnya memanjat dinding setinggi belasan meter, kini tertunduk lesu di depan penyidik Polres Natuna.
Siapa sangka, di balik topeng keberaniannya memanjat atap, ia adalah orang dekat yang justru tega menusuk dari belakang sosok yang pernah menyelamatkan ekonominya.

Foto terbaru memperlihatkan penampakan DN yang terpana menghadap kamera di kantor polisi. Tak ada lagi kelincahan saat ia terekam CCTV memanjat besi banner di samping pos polisi subuh itu.
DN kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya setelah menggasak 40 persen isi toko emas milik Ahmad Sapuari, dengan taksiran kerugian mencapai lebih dari Rp4 miliar.
Ahmad Sapuari, yang juga anggota DPRD Natuna, mengaku sangat terpukul. Bukan hanya karena emasnya ludes, tapi karena identitas sang “Spiderman” adalah tetangga yang sering ia bantu.
“Pelaku ini tetangga saya, kenal dekat. Sering saya bantu malah. Kemarin pas puasa 2022 juga pinjam modal ke saya, saya bantu. Tapi dia justru mencongkel toko saya,” ujar Ahmad dengan nada penuh kekecewaan, Kamis (26/3/2026).












