Gudangberita.co.id, Batam — Sebaran abu vulkanik dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau melumpuhkan koridor penerbangan utama Batam–Jakarta. Penutupan ruang udara Bandara Soekarno-Hatta (CGK) memaksa sejumlah maskapai nasional—mulai dari Citilink, Garuda Indonesia, Super Air Jet, hingga Batik Air—membatalkan seluruh penerbangan rute Jakarta dari Bandara Internasional Hang Nadim, Batam, pada Minggu (6/9/2026).
Pjs. Direktur Operasi PT Bandara Internasional Batam (BIB), Anton Marthalius, menjelaskan bahwa penyesuaian operasional ini diambil sebagai langkah antisipasi demi menjamin keselamatan transportasi udara.
“Kondisi ruang udara yang terpapar abu vulkanik tidak memungkinkan untuk aktivitas penerbangan. Karena Cengkareng merupakan epicentrum traffic penerbangan Indonesia, ketika rute ini ditutup, dampaknya berantai ke berbagai daerah, termasuk Hang Nadim Batam,” ujar Anton.
Berdasarkan data operasional per Minggu (6/9/2026) pukul 13.00 WIB, sebanyak 21 dari total 70 penerbangan harian di Bandara Hang Nadim terpaksa dibatalkan. Pembatalan ini mencakup 10 jadwal kedatangan dan 11 jadwal keberangkatan rute Jakarta, yang berdampak langsung pada 2.519 calon penumpang.
Berikut rincian maskapai yang terpaksa membatalkan (cancel) penerbangan rute Batam–Jakarta:













